Lifestyle

Tahap-tahap Pertumbuhan Bayi dari 0 – 6 Bulan

Tahap-tahap Pertumbuhan Bayi dari 0 - 6 Bulan

Memiliki anak menjadi kebahagiaan tersendiri. Untuk itu, pastikan bayi tumbuh dengan sehat setelah lahir. Pertumbuhan bayi juga ada tahapan-tahapannya berdasarkan usia. Meski begitu, tak semua bayi memiliki pertumbuhan yang sama satu dengan lainnya. Itulah kenapa para orang tua harus memahaminya dengan benar dan jelas. Di sini, kami akan menjabarkan tahapan-tahapan pertumbuhan pada bayi dari mulai usia 0 hingga 6 bulan.

Pertumbuhan Bayi Usia 1 Bulan

Pada usia 1 bulan, pada umumnya bayi sudah bisa mengangkat kepala sedikit. Selain itu, bayi 1 bulan juga bisa merespon suara, memandang wajah, serta melihat hitam dan putih. Namun ada juga bayi yang memiliki kemampuan menengah yaitu bisa melihat obyek bergerak dan dan mengoceh aah & ooh. Bahkan, pertumbuhan anak bayi ada yang lebih cepat hingga bisa tersenyum, tertawa dan menahan kepala sampai 45 derajat saat usia masih 1 bulan.

Pertumbuhan Bayi Usia 2 Bulan

Memasuki usia 2 bulan, umumnya bayi sudah bisa mengoceh dengan mendengkur, melihat obyek bergerak serta menegakkan kepala sebentar. Namun, ada juga bayi yang memiliki kemampuan menengah hingga sudah bisa tersenyum, tertawa bahkan menahan kepala sampai 45 derajat. Lebih hebat lagi, perkembangan yang pesat bisa memberikan kemampuan tinggi yang membuat bayi dapat stabil menegakkan kepala, menahan berat badan di kaki, dan juga mengangkat kepala & bahu di usia 2 bulan.

Pertumbuhan Bayi Usia 3 Bulan

Bayi berusia 3 bulan biasanya sudah mulai bisa tersenyum, tertawa, stabil menahan kepala, serta mengenali wajah & aroma. Tapi ada juga pertumbuhan bayi yang lebih cepat dengan kemampuan menengah sehingga di usia 3 bulan sudah bisa mendengkur, menjerit, mengoceh dan menyangga badan dengan kedua tangan atau setengah push up. Lebih hebat lagi, bayi dengan kemampuan tinggi pertumbuhannya lebih besar hingga di usia ini sudah bisa menoleh saat ada suara keras, tepuk tangan sederhana dan berguling.

Pertumbuhan Bayi Usia 4 Bulan

Di usia 4 bulan, bayi pada umumnya sudah bisa stabil menegakkan kepala, menahan berat badan menggunakan kaki, push up kecil hingga bisa diajak bicara. Jika perkembangan bayi lebih cepat, di usia ini mungkin sudah bisa menggenggam mainan, meraih benda di depannya dan berguling. Perkembangan yang pesat juga bisa membuat bayi memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga bisa meniru suara seperti “mama”, “dada”, “papa”, dll. Tak hanya itu, beberapa bayi bahkan sudah memiliki gigi pertama.

Pertumbuhan Bayi Usia 5 Bulan

Saat berusia 5 bulan, normalnya bayi sudah bisa membedakan warna pekat, berguling dan memainkan tangan serta kakinya. Jika perkembangannya lebih cepat, dengan kemampuan menengah bayi bisa menoleh ketika ada suara dan juga mengenali nama sendiri. Perkembangan lebih cepat lagi membuat bayi berusia 5 bulan punya kemampuan lebih tinggi dan bisa duduk tanpa bantuan meski sebentar, memasukkan benda ke mulut, dan juga menolak saat digendong orang baru.

Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan

Setelah bayi berusia setengah tahun, pertumbuhan bayi semakin terasa. Bayi normal biasanya sudah bisa menoleh saat ada suara, meniru suara, bermain ludah, bahkan berguling 2 arah. Bayi yang pertumbuhannya cukup cepat bahkan sudah bisa meraih benda di depan, memasukkan benda ke mulut dan duduk tanpa bantuan. Terakhir, kemampuan tinggi akibat pertumbuhan yang super cepat bisa membuat bayi sudah dapat merangkak, meniru kata-kata dan menarik benda yang ada di depannya.